Keripik kentang. Siapa tak kenal camilan ini. Irisan tipis umbi sejenis sayuran berwarna kuning yang digoreng kering ini menjadi snack generik yang digemari hampir di setiap negara. Popularitas snackini telah menyamai jagung letup (popcorn) yang hampir identik sebagai camilan peneman memirsa bioskop atau teve. Tak heran jika kemudian kripik kentang menjadi sebuah komoditas industri dengan ragam brand dan rasanya.
Kontras dengan jagung letup yang hampir tidak ada – penulis belum pernah menemukan – produkbranded dalam kategori ini, keripik kentang telah digarap secara industrial. Oleh produsen snack ini juga diposisikan beragam, sebagai bagian dari gaya hidup, alat gaul, kawan terbaik dalam berbagai suasana dan lainnya. Maka dari sinilah kemudian muncul kesan keripik kentang yang “khusus” untuk remaja, keluarga atau “hanya” anak-anak.

Baca selengkapnya di : www.navigasibisnis.com
Read More ...

0 comments



Sebuah ritual wajib yang dilakukan perusahaan periklanan adalah curah pendapat. Istilah kerennyaBrainstorming.  Dalam ritual ini setiap orang dari bagian (biasanya) Marketing, Kreatif, Perencanaan Strategis dan Media saling melempar ide dalam merumuskan sebuah strategi dan aktifitas kampanye promosi. Untuk kepentingan klien tentunya.


Baca selengkapnya di: www.navigasibisnis.com
Read More ...

0 comments


Ketika dua atau lebih produk yang mempunyai fungsi sama maka hampir pasti produk dengan brand yang pertama kali muncul yang laku. Mengapa? Sederhana saja. Pemilik brand pertama diasumsikan sebagai pencetus ide. Mungkin saja ide itu merupakan hasil riset dan pengembangan yang dilakukan oleh perusahaan. Oleh sebab itu brand tersebut mempunyai value orisinil dalam benak konsumen.


Baca selengkapnya di: www.navigasibisnis.com
Read More ...

0 comments


Anda pernah mabuk kepayang? Pasti pernah. Saat mencintai pasangan, dulu, sehari saja tak berjumpa, rasanya sudah tak karuan. Malahan ketika berjalan bersama melewati tempat yang agak temaram dn sepi, mungkin ada di antara Anda yang mencuri cium pasangan. Rasanya, hmmm… Hanya Anda dan pasangan yang tahu…

Baca selengkapnya di: www.navigasibisnis.com
Read More ...

0 comments






Sebuah bazaar teknologi informasi yang serentak diselenggarakan di beberapa kota besar di Indonesia baru saja berakhir. Dalam pameran yang berdurasi hampir sepekan itu pengunjung terpesona dengan berbagai peralatan komunikasi canggih yang memudahkan konektivitas perorangan atau group dengan kecepatan yang semakin ditingkatkan. Sama, seperti bazaar serupa tahun lalu, gadget masih jadi primadona.

Baca selengkapnya di: www.navigasibisnis.com
Read More ...

0 comments



Unik selalu memikat. Ketika berada di tengah ragam pilihan yang cenderung homogen, sesuatu yang berbeda cenderung mengundang perhatian. Keunikan ibarat sebuah pesan provokatif yang merayu keinginan untuk mengenalnya lebih dekat. Atau, paling tidak, keunikan itu telah menempatkan sebuah kesan dalam hati mereka yang terpikat.

Baca selengkapnya di: www.navigasibisnis.com
Read More ...

0 comments


Menutup bulan kedua tahun ular ini, ada lagi kabar yang – seharusnya – tak popular lagi, money game. Sebuah “permainan uang” bertopeng investasi. Namanya topeng, tentu digunakan untuk menutupi wajah yang sebenarnya. Sehingga rupa buruk yang sesungguhnya menipu itu tersamarkan. Apalagi jika topeng itu terbuat dari emas.


Baca selengkapnya di: www.navigasibisnis.com
Read More ...

0 comments



Namanya ide bisa datang darimana, kapan, bagaimana saja. Beruntung mereka yang mempunyai kepekaan intuisi dan kemampuan menganalisa dalam mencermati situasi atau kondisi. Jika hal itu diaplikasikan kedalam pola berpikir yang dilatih setiap hari, maka mereka bak memiliki sumur gagasan yang tak pernah kering.



Baca selengkapnya di: www.navigasibisnis.com

Read More ...

0 comments




Seorang kerabat yang tinggal di kota Surabaya punya pengalaman  menarik. Dia seorang yang beruntung punya kecerdasan yang bagus. Sejak sekolah dasar hingga SMA prestasinya selalu juara. Tak heran jika kemudian dia bisa menjadi mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (F-MIPA) di universitas favorit di Kota Pahlawan itu. Bahkan, dengan masa studi yang relatif lebih pendek dibandingkan dengan teman-temannya, dia bisa lulus. Magna Cum laude pula.


Baca selengkapnya di: www.navigasibisnis.com
Read More ...

0 comments



Sebuah pariwara lama perusahaan jasa kurir internasional yang saya lihat di Youtube cukup menggelitik. Dalam iklan berdurasi 30 detik itu diperlihatkan dedikasi seorang kurir pegawai perusahaan itu dalam mengantarkan paket kiriman klien ke alamat penerima. Berbagai hambatan seperti cuaca, jalan macet, jembatan putus dan sebagainya dilalui dengan improvisasi cerdik. Akhirnya, barang kiriman sampai di tangan penerima dengan selamat. Meski, isi paket itu – setelah dibuka penerima – hanyalah benda sederhana.



Baca selengkapnya di: www.navigasibisnis.com
Read More ...

0 comments



Lain ladang, lain ilalang. Lain tempat, beda pula tradisi.
Demikianlah, setiap daerah punya adat dan kebiasaannya sendiri. Pukul 4 sore, di sebagian tempat di Inggris, akan banyak ditemui para keluarga pewaris tradisi menjalani ritual minum teh. Duduk bersama anggota keluarga mengelilingi meja di sudut taman belakang rumah, menikmati minuman herbal itu. Sementara anak-anak mereka bermain dengan anjing peliharaan keluarga sambil bergurau.

Baca selengkapnya di: www.navigasibisnis.com
Read More ...

0 comments



Orang suka berpikir aneh. Ketika melihat atau mendengar sesuatu yang besar, mereka cenderung ‘mengecilkan’. Pembandingnya pun terasa nyeleneh.

Dulu, ketika berlangsung pameran Bahari Nasional beberapa waktu lalu di Surabaya, masyarakat seolah baru sadar betapa besarnya kapal-kapal yang mengarungi samudera nusantara ini. Ada seorang pengunjung yang berpikir kecil, “Wah, kapalnya besar sekali. Kalau dibikin panci, bisa jadi berapa ribu lusin nih…”
Aneh kan…


Baca selengkapnya di: www.navigasibisnis.com
Read More ...

0 comments



Mark Zuckerberg pemilik situs jejaring sosial paling kondang di dunia, Facebook, sukses menjadi multi-milyarder di usia muda. Idenya membuat jejaring sosial dengan berbagai fitur menarik. Selain faktor privasi yang bisa disesuaikan (customize), Facebook telah menyingkirkan berbagai situs pertemanan yang telah populer sebelumnya seperti, Friendster. Bahkan situs terakhir itu sudah tak terdengar lagi riwayatnya.



Baca selengkapnya di: www.navigasibisnis.com
Read More ...

0 comments


















Satu adegan yang kerap muncul dalam film roman adalah ketika salah satu dari sepasang pria dan wanita melakukan kesalahan yang menggusarkan pasangannya. Kemudian, dia yang telah berbuat tidak menyenangkan itu berusaha merayu kembali cintanya dengan berbagai cara. Bisa dengan membawakan bunga, mengajak makan malam di restoran romantis, atau memberikan hadiah istimewa. Bisa ditebak, semua itu adalah ekspresi dari sebuah permintaan maaf.



Baca selengkapnya di: www.navigasibisnis.com 
Read More ...

0 comments



Waralaba retail membawa rejeki. Di hampir tiap tepi jalan, umumnya jalan kelas dua atau pemukiman Jabodetabek, bisa ditemui toko dari dua nama besar di bisnis itu, AM dan IM. Kedua nama itu memang berkembang pesat paska krisis ekonomi. Keduanya boleh dikatakan sebagai rajanya bisnis waralaba retail. Namun ada sisi menarik yang mengikuti perkembangan jaringan franchise itu. Sebuah jaringan ‘bayangan’ yang mengikutinya.


Baca selengkapnya di: www.navigasibisnis.com
Read More ...

0 comments



Email yang setiap periode waktu tertentu rutin masuk dalam kotak surat saya datang dari sebuah maskapai penerbangan. Isinya informasi tentang  jumlah point dan ‘jam terbang’ (mileage) yang saya miliki sampai email itu dikirimkan. Memang biasa saja. Tapi, saya mengerti maksud implisit maskapai penerbangan itu tak lain membujuk saya untuk menambah jam terbang dan sekaligus mengingatkan bahwa point yang saya miliki akan hangus jika tidak terbang dengan maskapai itu.  Di sisi lain, saya seperti merasa ‘dipaksa setia’ memakai jasa penerbangannya...


Baca selengkapanya di: www.navigasibisnis.com
Read More ...

0 comments



I don’t like Monday. Mengapa? Senin tak beda dengan hari lain. Hanya saja, Senin menjadi hari pertama kembali beraktifitas setelah libur. Mestinya sebagai awalan minggu baru, Senin justru penuh semangat. Energi yang terkuras selama lima hari aktif terpulihkan kembali di Sabtu dan Minggu. Bisa dengan pengalihan kegiatan rutin atau sekedar bersantai menenangkan fisik dan mental. Tapi ungkapan I don’t like Monday terlanjur kondang dan mensugesti hampir setiap orang. Keengganan sibuk melanda meskipun mereka tetap pergi ke kantor.
Belum jelas benar ihwal ketidaksukaan orang terhadap hari Senin. Grup musik Inggris Boomtown Rats bahkan menciptakan lagu untuk ini I don’t Like Monday. Beberapa rumor mengatakan , pentolan grup ini, Bob Geldoff, menyanyikan lagu itu akibat kegelisahannya terhadap tragedi penembakan ke arah sekolah dasar yang dilakukan oleh seorang bocah berusia 12 tahun dari apartemennya. Peristiwa itu menewaskan dua orang siswa sekolah itu. Saat ditanya mengapa bocah itu melakukan penembakan, dengan polos dia menjawab “I don’t like Monday”.

Baca selengkapnya di: www.navigasibisnis.com
Read More ...

0 comments



Sex? Betul. Tak ada yang salah dengan judul artikel ini. Sex, saat ini merupakan unsur penting dalam bisnis. Malahan sangat penting. Sex memuaskan kebutuhan pelanggan pada produk atau jasa sehingga dapat mengikat loyalitas. Sex juga mampu mengemas sebuah produk dan atau jasa menjadi pilihan di antara kompetitor, alias sebagai komponen keunggulan kompetitif.  Oops…hampir lupa, yang  dimaksud Sex di sini tak lain adalah Keunggulan PelayananService Excellent.


Baca selengkapnya di: www.navigasibisnis.com
Read More ...

0 comments




Berpikir global, berperilaku lokal. Sebuah frase kondang yang digunakan di hampir setiap sisi kehidupan. Frase ini merupakan motivasi yang mengiringi perubahan globalisasi dunia sejak ditemukannya internet yang serta merta menghapus batas-batas geografis dalam teknologi komunikasi dan informasi. Peleburan blok-blok perdagangan regional dan regulasi kebijakan tata niaga ekspor-impor internasional yang menyusul kemudian semakin membuat batas wilayah sebuah negara tampak semu kecuali hanya legitimasi kedaulatan semata.
Berbanding terbalik dengan evolusi alamiah, globalisasi berlangsung begitu cepat. Akibatnya banyak negara yang pontang-panting mempersiapkan diri. Akibatnya, krisis ekonomi dan keuangan melanda mereka yang lengah dan lamban mengantisipasi arus perubahan itu. Tak peduli apakah itu negara ekonomi kuat atau lemah, termasuk Indonesia. Perlu waktu belasan tahun untuk bisa mulai merangkak kembali dari kelumpuhan sejak negeri ini dihantam krisis tahun 1997.

Baca selengkapnya di: www.navigasibisnis.com
Read More ...

0 comments



Berita panas yang menghangatkan awal musim hujan tahun ini tak lain adalah soal korupsi. Pasal musabab kabar yang selalu menarik namun miris ini, apalagi jika bukan (masih) vonis ringan yang dijatuhkan hakim pada seorang koruptor. Banyak hal yang menjadikan warta tentang koruptor itu bernilai. Terdakwa adalah bekas figur publik yang masih popular karena kehidupan pribadinya sering ditayangkan infotaimen. Dia politikus dari partai yang sekarang berkuasa. Atau, kiprahnya selama beberapa tahun menjabat wakil rakyat berhasil membukukan kekayaan pribadi berlipat-lipat dibandingkan semasa jadi ‘pekerja seni’.
Jika merunut kepopularan si koruptor itu di sini, tentu laman ini akan tak ubahnya seperti sebuah tayangan gosip. Satu yang pasti, publik terhenyak dengan sikap hakim yang dinilai kontraproduktif dengan kampanye antikorupsi yang digemakan selama ini. Maka, berbagai tanggapan yang mempertanyakan sikap hakim tersebut hingga mencacinya bermunculan dari berbagai kalangan. Wajar, tentu saja. Mereka yang berkomentar itu adalah rakyat pembayar pajak sebagai salah satu sumber biaya penyelenggaraan negara ini. Harapan mereka adalah kemakmuran merata, bukan bagi salah satu (atau ribuan) oknum penyelenggara saja.

Baca selengkapnya di: www.navigasibisnis.com
Read More ...

0 comments